Detail on a pewter fork handle from Norway, showing three sces: King Olaf II Haraldsson (St. Olaf), his m, and a Viking ship
Pewter (/ˈ p juː t ər / ) is a malleable metal alloy consisting of tin (85–99%), antimony (approximately 5–10%), copper (2%), bismuth, and sometimes silver.
Menguak Fakta Mengenai Kandungan Logam Ini title=Pewter style=width:100%;text-align:center; onerror=this.onerror=null;this.src='https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcT6QE2HiCdHQN1Zqj4qavqUH2BpvZOqWe6BjBf_NR3FusYTuQrc1zLDqUJ_-3YsBBcGvzY&usqp=CAU'; />
Copper and antimony (and in antiquity lead) act as harders, but lead may be used in lower grades of pewter, imparting a bluish tint. Pewter has a low melting point, around 170–230 °C (338–446 °F), depding on the exact mixture of metals.
Menelusuri Akar Otoritarianisme Di Indonesia
The word pewter is probably a variation of the word spelter, a term for zinc alloys (originally a colloquial name for zinc).
Pewter was first used around the beginning of the Bronze Age in the Near East. The earliest known piece of pewter was found in an Egyptian tomb,
But it is unlikely that this was the first use of the material. Pewter was used for decorative metal items and tableware in ancit times by the Egyptians and later the Romans, and came into extsive use in Europe from the Middle Ages
Mengapa Bts Sangat Populer Di Negara Negara Barat Ketika Sebagian Besar Liriknya Berbahasa Korea?
Until the various developmts in pottery and glass-making during the 18th and 19th cturies. Pewter was the chief material for producing plates, cups, and bowls until the making of porcelain.
Mass production of pottery, porcelain and glass products have almost universally replaced pewter in daily life, although pewter artifacts continue to be produced, mainly as decorative or specialty items. Pewter was also used around East Asia. Although some items still exist,
Lidless mugs and lidded tankards may be the most familiar pewter artifacts from the late 17th and 18th cturies, although the metal was also used for many other items including porringers (shallow bowls), plates, dishes, basins, spoons, measures, flagons, communion cups, teapots, sugar bowls, beer steins (tankards), and cream jugs. In the early 19th ctury, changes in fashion caused a decline in the use of pewter flatware. At the same time, production increased of both cast and spun pewter tea sets, whale-oil lamps, candlesticks, and so on. Later in the ctury, pewter alloys were oft used as a base metal for silver-plated objects.
Celaka Puteh (plumbago Zeylanica) Bersifat Racun
In the late 19th ctury, pewter came back into fashion with the revival of medieval objects for decoration. New replicas of medieval pewter objects were created, and collected for decoration. Today, pewter is used in decorative objects, mainly collectible statuettes and figurines, game figures, aircraft and other models, (replica) coins, pdants, plated jewellery and so on. Certain athletic contests, such as the United States Figure Skating Championships, award pewter medals to fourth-place finishers.
In antiquity, pewter was tin alloyed with lead and sometimes copper. Older pewters with higher lead contt are heavier, tarnish faster, and oxidation has a darker, silver-gray color.
Pewters containing lead are no longer used in items that will come in contact with the human body (such as cups, plates, or jewelry) due to the toxicity of lead. Modern pewters are available that are completely free of lead, although many pewters containing lead are still being produced for other purposes.
Curhat Istri Syekh Ali Jaber, Mengenang Momen Bersama Sang Suami
A typical European casting alloy contains 94% tin, 1% copper and 5% antimony. A European pewter sheet would contain 92% tin, 2% copper, and 6% antimony. Asian pewter, produced mostly in Malaysia, Singapore, and Thailand, contains a higher perctage of tin, usually 97.5% tin, 1% copper, and 1.5% antimony. This makes the alloy slightly softer.
As pewter is a softer material, it can be manipulated in various ways such as being cast, hammered, turned, spun and graved.
![]()
Since pewter is soft at room temperature, a pewter bell does not ring clearly. Cooling it in liquid nitrog hards it and ables it to ring, but also makes it more brittle.ialah sejenis unsur kimia yang mempunyai nombor atom 82 dan diberikan simbol Pb. Plumbum dalam Bahasa Melayu juga dikenali sebagai . Plumbum adalah logam lembut dan mudah tertempa. Logam ini tergolong dalam kumpulan logam lemah. Plumbum juga merupakan sejenis logam berat. Plumbum yang baru dikerat berwarna putih kebiru-biruan, tetapi dengan serta-merta menjadi kusam (sebam) apabila terdedah kepada udara. Apabila dilebur menjadi cecair, plumbum berwarna perak krom berkilau.
Guru Agama Saya Pernah Bilang Bahwa Nasa Hanya Berbohong Mengenai Manusia Yang Berhasil Ke Bulan Karena Suhu Panas Matahari Mencapai 6.000c Dan Manusia Akan Terbakar. Bagaimana Cara Menanggapi Hal Itu Secara Ilmiah?
Nombor atom plumbum adalah yang paling tinggi antara kesemua unsur-unsur stabil. Namun demikian, bismut yang mempunyai nombor atom yang lagi tinggi daripada plumbum, juga dianggap sejenis unsur yang stabil walaupun sebenarnya adalah sedikit radioaktif (mempunyai separuh hayat dengan jangka masa yang sangat lama).
Plumbum mempunyai banyak kegunaaan/aplikasi dalam pembinaan bangunan, pembuatan bateri asid plumbum, peluru, bebola plumbum dan pemberat. Aloi-aloi boleh lakur seperti piuter dan pateri juga mengandungi unsur plumbum.
. Jumlah tenaga pengionan pertama dan kedua ia (tenaga untuk mengeluarkan dua elektron terluarnya) mirip dengan stannum (Sn), tetangga atas timbal dalam golongan IVA. Hal ini tidak wajar kerana tenaga pengionan suatu unsur biasanya lebih rendah daripada tetangga atasnya di golongan yang sama, kerana elektron terluarnya lebih jauh dari teras atom dan dipisahkan oleh lebih banyak orbital tahap rendah. Ketidakwajaran ini disebabkan oleh fenomena yang disebut pengecutan lantanida iaitu berkurangnya jari-jari atom dari lantanum (nombor atom 57) ke lutesium (71), dan relatif kecilnya jari-jari atom unsur-unsur berikutnya. Ini adalah akibat dari kurang efektifnya elektron-elektron 4f dalam melindungi elektron luar dari tarikan teras atom. Bahkan jika tenaga pengionan pertama sampai keempat-empat elektron dijumlahkan, jumlah tenaga pengionan unsur ini dikira melebihi timah,
Pdf) Pertarungan Jurnalisme Dan Sastra Dalam Menguak Kebenaran
Berbalik dari pola yang umum untuk tetangga atas-bawah di tabel periodik. Di antara penyebab anomali ini adalah kesan-kesan kimia kuantum relativistik. Salah satunya adalah kesan pasangan lengai, yang menyebabkan kedua elektron 6s timbal cenderung tidak terlibat dalam ikatan, sehingga jarak antara atom-atom pada kristal unsur menjadi sangat jauh.
Unsur-unsur atas kedudukan ia pada golongan IVA (karbon, silikon, germanium, dan timah) memiliki alotrop dengan struktur kubik seperti intan iaitu dengan ikatan kovalen bersusunan tetrahedral. Pada unsur-unsur tersebut, tahap tenaga orbital s dan p terluar sangat mirip sehingga dapat melakukan hibridisasi orbital menjadi orbital sp

. Namun, hal serupa tidak terjadi pada timbal, kerana kesan pasangan lengai meningkatkan jarak tenaga orbital s dan p sehingga tidak dapat ditutupi oleh tenaga yang dibebaskan melalui ikatan yang melibatkan orbital sp
Buku Metodologi Studi Islam
Zat ini memudar saat terkena udara lembap dan warnanya pun akan berubah tergantung kondisi. Ciri utama timbal di antaranya adalah jisim jenis tinggi, lunak, dan mudah ditempa, serta tahan korosi kerana adanya gejala pasivasi.
) disebabkan oleh susunan atomnya yang berupa kubik pusat muka dengan kepadatan tinggi dan berat atom tinggi. Jisim jenis ini lebih berat dari banyak logam lainnya, seperti ferum (7, 87 g/cm
Ia memiliki modulus curah (bilangan yang menunjukkan tekanan yang dibutuhkan untuk mengurangi volume) sebesar 45, 8 GPa. Sebagai perbandingan, logam aluminium memiliki modulus curah 75, 2 GPa, tembaga 137, 8 GPa, dan besi karbon sedang 160–169 GPa.
Jom Bebas Bahan Kimia~: September 2016
Selain itu, timbal memiliki kekuatan tarik yang relatif rendah iaitu 12–17 MPa (hanya sekitar 1/6 dari kekuatan tarik aluminium, 1/10 dari tembaga, dan 1/15 dari baja karbon sedang). Namun, timbal dapat diperkuat jika dipadukan dengan sedikit tembaga atau antimon.
Timbal memiliki resistansi jenis (ρ) 192 nanoohm-meter pada suhu 20 °C, hampir 10 kali lebih besar dibanding logam-logam yang banyak digunakan industri, seperti tembaga (15, 43 nΩ·m), emas (20, 51 nΩ·m); dan aluminium (24, 15 nΩ·m).
![]()
Angka-angka ini menunjukkan bahawa timbal adalah pengalir arus elektrik yang lebih buruk dibandingkan logam-logam tersebut. Timbal menjadi superkonduktor pada suhu di bawah 7, 19 K,
Pdf) Cosmology Of Nias Architecture
Plumbum dalam bentuk semulajadinya memiliki 4 isotop stabil (dengan nombor jisim 205, 206, 207, dan 208) dan 5 radioisotop kecil yang cepat meluruh dan kelimpahannya sangat rendah. Banyaknya jumlah isotop ini adalah hal yang umum untuk unsur dengan nombor atom yang genap.
Timbal memiliki 82 proton, yang merupakan salah satu nombor ajaib dalam fizik teras; sesuai dengan model petala nukleus, hal ini bererti unsur memiliki teras atom yang sangat stabil.
Isotop timbal-208 bahkan memiliki 126 neutron (126 juga termasuk bilangan ajaib); alhasil isotop 208 ini (82 proton + 126 neutron) adalah isotop yang luar biasa stabil.Pewter ialah sejenis aloi logam tertempaan yang lazimnya terdiri daripada 85–99 peratus kandungan timah, dan selebihnya terdiri daripada tembaga, antimoni, bismut dan plumbum. Tembaga dan antimoni bertindak sebagai pengeras, manakala plumbum sering digunakan untuk menghasilkan piuter bergred rendah yang menampakkan sedikit warna kebiruan. Takat lebur piuter agak rendah, iaitu sekitar 170–230 °C, bergantung pada campuran logamnya.
Apakah Ada Anime Atau Manga Yang Membahas Tentang Catur?
Penggunaan terawal piuter adalah pada awal Zaman Gangsa di Timur Dekat. Hasil piuter terawal yang dijumpai hingga kini diperoleh daripada sebuah makam Mesir Purba dari 1450 SM.
Juzuk piuter mula dikawal oleh persatuan bandar di Perancis pada abad ke-12. Pada abad ke-15, syarikat Worshipful Company of Pewterers mengawal juzuk piuter di England. Syarikat ini pada mulanya ada dua gred piuter, diikuti gred ketiga pada abad ke-16. Jenis pertama, iaitu fine metal yang terdiri daripada timah dan secukup tembaga yang boleh diserap (sekitar 1%), digunakan untuk penghasilan pinggan mangkuk. Jenis kedua, iaitu trifling metal atau trifle yang terbentuk daripada fine metal dengan kira-kira 4% plumbum, digunakan untuk membuat barang cembung (teko, tekoan kopi, mangkuk gula dsb). Jenis piuter yang terakhir pula, iaitu lay atau ley metal yang terdiri daripada timah dengan 15% plumbum, digunakan untuk barangan yang tidak bersentuhan dengan makanan atau minuman. Ketiga-tiga aloi ini digunakan tanpa banyak perubahan sehingga abad ke-20.
Kini, piuter mesti mengandungi sekurang-kurangnya 90% timah dan dialoikan dengan tembaga, antimoni, atau bismuth, barulah menjadi piuter, sementara plumbum tidak diterima sebagai unsur pengaloian lagi.
Jika Dispatch Menyebutkan Bahwa 2 Anggota Bts Berkencan, Menurut Kalian Siapa Sajakah Itu?
Aloi tuangan Eropah biasanya mengandungi