Menu MPASI Tinggi Serat: Pilihan Makanan Berkhasiat Untuk Bayi Anda

Menu MPASI Tinggi Serat: Pilihan Makanan Berkhasiat Untuk Bayi Anda

Tahukah Ibu kalau bayi pun sudah membutuhkan asupan serat? Serat dari makanan ternyata memiliki banyak manfaat penting untuk bayi, sehingga nutrisi yang satu ini jangan sampai ketinggalan dalam menu MPASI si Kecil. Akan tetapi, jumlah serat yang dibutuhkan bayi tentu tidak sebanyak orang dewasa.

Manfaat serat di antaranya adalah untuk mencegah bayi sembelit atau susah buang air besar (BAB), serta menurunkan berat badan yang bisa berdampak pada berkurangnya risiko diabetes melitus tipe.

Bunda,Pilihan Makanan Tinggi Protein Untuk MPASI Anak - Menu Mpasi Tinggi Serat Pilihan Makanan Berkhasiat Untuk Bayi Anda title=Bunda, Ini Pilihan Makanan Tinggi Protein Untuk MPASI Anak style=width:100%;text-align:center; onerror=this.onerror=null;this.src='https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRMnmTbvTr2azTMqEO5Jk70zTlWBydyjYT2ifZ0oerdgWZkdOW2B4X1ZGM4GNL5LI6rPSE&usqp=CAU'; />

Bicara soal penyakit diabetes mungkin masih sangat jauh dari usia si Kecil sekarang. Risiko kegemukan atau obesitas pun mungkin baru akan dihadapi si Kecil beberapa tahun mendatang. Namun, membentuk kebiasaan makan sehat dan bergizi seimbang tetaplah harus dibiasakan sejak dini, Bu.

Rekomendasi Makanan Tinggi Serat Untuk Mpasi Bayi

Jika si Kecil sejak dini sudah terbiasa menyantap makanan sehat yang kaya serat dan nutrisi, kebiasaan ini akan terus berlanjut hingga ia beranjak dewasa nanti.

Menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG) Kemenkes RI yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019, jumlah kebutuhan serat harian anak usia 6-11 bulan adalah sebanyak 11 gram asupan serat per hari.

Memang kelihatannya sedikit kalau dibandingkan kebutuhan orang dewasa. Akan tetapi, jumlah ini sudah ditetapkan untuk memastikan bayi tetap mendapatkan asupan gizi yang seimbang dari makanan.

Resep Mpasi Labu Kuning Untuk Usia 6 Bulan Lengkap Dengan Kandungan Gizi

Sebab, terlalu banyak asupan serat dapat menghambat penyerapan zat gizi penting pada bayi sehingga jumlahnya dibatasi tidak terlalu banyak. Hal ini yang sebenarnya tidak banyak diketahui orang tua.

Umumnya, pilihan makanan berserat bisa Ibu dapatkan secara alami melalui sayur-sayuran, buah-buahan, dan kacang-kacangan. Untuk mencukupi kebutuhan serat harian buah hati, Ibu bisa memberikan MPASI bayi dari berbagai pilihan makanan tinggi serat berikut ini.

Salah satu makanan tinggi serat untuk bayi adalah jagung. Satu buah jagung mengandung 2 gram serat yang baik bagi tubuh si Kecil. Ibu bisa mengolahnya menjadi bubur jagung MPASI, bubur tim jagung manis, atau sebagai menu tambahan dalam makanan lainnya.

Resep Makanan Bayi 6 Bulan, Bergizi Lengkap Untuk Mpasi

Jika usia anak Ibu sudah lebih besar, coba buat jagung rebus atau bakar, serta mengolahnya dalam bentuk popcorn. Dijamin si Kecil pasti suka, Bu.

Tomat menjadi contoh makanan tinggi serat untuk bayi yang baik dikonsumsi. Dalam 100 gram atau setara dengan tomat berukuran kecil, terkandung 1, 2 gram serat.

Ibu bisa menyajikan makanan yang tinggi akan kandungan airnya ini menjadi sup krim tomat, atau mengolahnya sebagai jus bayam tomat wortel susu yang lezat. Pastikan Ibu sudah mencuci tomat dengan bersih sebelum diolah ya, Bu.

Rekomendasi Produk Yummy Bites Terbaik (terbaru Tahun 2023)

Alpukat juga bisa menjadi buah yang baik untuk pencernaan bayi 6-12 bulan karena tinggi serat. Satu alpukat utuh ukuran sedang diperkirakan mengandung 10 gram serat, Bu.

Tak hanya itu, alpukat juga mengandung asam lemak tak jenuh yang baik bagi kesehatan jantung si Kecil sekaligus membantu pemenuhan nutrisi si Kecil di masa tumbuh kembangnya.

Apel juga menjadi contoh makanan kaya serat yang baik untuk dikonsumsi anak Ibu. Satu buah apel berukuran sedang, mengandung 2-3 gram serat. Selain serat, apel juga mengandung vitamin C dan A, serta asam folat.

Super Foods Untuk Mpasi Pertama Bayi

Namun, jangan mengupas kulitnya, Bu, karena kulit apel dinilai mengandung serat yang tinggi. Pastikan juga Ibu sudah mencuci buah apel dengan bersih sebelumnya.

Buah yang mengandung tinggi serat selanjutnya adalah raspberry. Satu cangkir atau sekitar 123 gram raspberry mengandung serat kurang lebih sebanyak 8 gram.

Buah berwarna merah ini bisa Ibu sajikan langsung kepada si Kecil, atau mengolahnya dalam bentuk jus atau puding buah. Warnanya yang cantik pasti akan menarik perhatian si Kecil.

Cukupi Kebutuhan Serat Anak, Kenali Makanan Pengganti Sayur Untuk Anak Yang Bergizi

Atau, Ibu juga bisa membuat es krim atau es lolipop dari buah raspberry. Cara membuatnya mudah, kok. Cukup haluskan beberapa buah raspberry, kemudian campurkan dengan susu cair putih. Selanjutnya, bekukan dalam cetakan es.

Buah pir termasuk makanan tinggi serat yang aman dikonsumsi sejak si Kecil masih bayi. Selain mengandung serat kurang lebih sebanyak 5 gram pada satu buah pir ukuran sedang sekitar 178 gram, buah pir juga mengandung vitamin C, asam folat, kalium, kalsium, dan magnesium.

Makanan

Jika anak Ibu bosan memakan potongan buah pir, cobalah berkreasi dengan membuat pir saus keju. Paduan rasa manis dan gurih dijamin dapat menggugah selera si Kecil, Bu!

Makanan Pengganti Akibat Alergi Protein Hewani

Tak hanya mengandung serat, pisang juga mengandung nutrisi lain, seperti vitamin C dan kalium. Bahkan, kandungan kalium pada pisang juga bermanfaat untuk melancarkan saluran pencernaan dan mencegah sembelit pada bayi usia 6 bulan.

Pisang memiliki rasa manis dengan tekstur yang khas sehingga makanan tinggi serat ini aman diberikan pada bayi sebagai MPASI. Bahkan, pemberiannya masih bisa Ibu teruskan walaupun si Kecil sudah bukan bayi lagi, lho!

Ibu bisa mengolah pisang sebagai buah tinggi serat ini sebagai puree pisang atau pisang yang dihaluskan, puree mangga pisang, atau puding pisang yang menyegarkan. Sajikan ini bisa menjadi menu makanan yang padat gizi.

Ide Menu Mpasi Bayi 6 Bulan, Bergizi Tinggi Dan Mudah Dibuat

Pepaya dikenal sebagai salah satu makanan tinggi serat untuk bayi yang kerap diandalkan oleh para Ibu untuk mengatasi masalah sembelit sekaligus menyehatkan sistem pencernaan.

Tak heran karena pepaya mengandung banyak nutrisi yang penting untuk pertumbuhan si Kecil. Sebut saja, vitamin A, vitamin B6, vitamin C, vitamin E, vitamin K, kalium, kalsium, magnesium, asam folat, dan serat. Kandungan serat pada pepaya ukuran sedang (sekitar 275 gram) bahkan mencapai 4, 7 gram, lho!

Ibu bisa menyajikan buah yang banyak serat ini sebagai makanan yang dihaluskan, potongan buah yang bisa langsung dimakan si Kecil, atau diolah menjadi agar-agar.

Makanan Sumber Protein Tinggi Cocok Buat Mpasi Anak, Bisa Jadi Pilihan Bunda

Tak ada salahnya menyajikan makanan tinggi serat untuk bayi sembelit ini menjadi jus, cukup haluskan menggunakan blender. Dijamin pasti akan disukai si Kecil deh!

Selain buah-buahan, Ibu bisa memberikan ragam sayur-sayuran guna memenuhi asupan makanan tinggi serat untuk bayi. Salah satunya adalah brokoli. Brokoli termasuk sayur tinggi serat untuk anak karena mengandung 2, 4 gram serat dalam satu gelas saji brokoli (91 gram).

Resep

Ibu bisa mengolah brokoli menjadi brokoli yang dihaluskan dengan jenis sayuran lainnya, atau dibuat menjadi menu kentang tumbuk brokoli dan brokoli saus putih.

Macaroni Bayam Mamypoko Indonesia

Tahukah Ibu? Dalam 100 gram kubis Brussel mengandung sebanyak 3, 7 gram serat. Selain tinggi serat, makanan tinggi serat untuk bayi ini juga mengandung vitamin K, kalium, asam folat, dan antioksidan yang baik untuk melawan risiko kanker.

Dalam 100 gram oatmeal, kurang lebih terdapat 1, 7 gram serat serta ragam mineral, seperti mangan, fosfor, magnesium, copper, zat besi, zinc, asam folat, dan vitamin B1.

Lentil adalah makanan tinggi serat dengan kandungan 7, 3 serat per 100 gram. Ibu bisa mengolah lentil dengan cara mencampurkannya dalam MPASI si Kecil.

Jenis Protein Nabati Untuk Mpasi, Praktis Dan Enak Untuk Si Kecil!

Makanan tinggi serat untuk bayi sudah bisa diperkenalkan secara bertahap ya, Bu. Jadi mulai dari usia 6 bulan, Ibu bisa memasukkan serat ke dalam MPASI yang mengandung karbohidrat, seperti nasi, roti, pasta, atau kentang. Buah dan sayur tentu juga tak boleh terlupakan6.

Yang pasti, MPASI harus mengandung beragam jenis sumber makanan dengan komposisi seimbang. Untuk sumber serat, coba sajikan menu dari bahan sumber serat yang beraneka ragam. Variasi sumber pangan akan memberikan nutrisi yang lengkap bagi si Kecil, dan membentuk kebiasaan makan yang baik5.

Jangan lupa lengkapi dengan sumber protein agar si Kecil terhindar dari risiko stunting. Seiring dengan bertambahnya usia, Ibu nantinya bisa mulai mengenalkan makanan yang bertekstur lebih kasar, misalnya sup krim dengan potongan ikan.

Makanan Tinggi Serat Yang Baik Untuk Bayi Untuk Mencegah Sembelit

Tahu merupakan salah satu sumber protein nabati yang baik untuk si Kecil. Harganya yang sangat terjangkau membuat jenis makanan ini mudah diolah menjadi aneka sajian apa pun.

Nah, untuk variasi menu MPASI si Kecil, Ibu bisa membuat menu tim tahu. Tambahkan sumber serat dari beras aron dan sayuran kesukaan si Kecil, seperti wortel dan bayam.

Resep

Agar kadar gizinya semakin komplet, tambahkan potongan ikan tuna yang kaya omega 3. Pastikan tak ada duri atau tulang ikan yang terselip, ya, Bu.

Buah Yang Bagus Untuk Bayi, Sudah Enak Ditambah Kaya Vitamin

Bubuhi juga dengan bawang putih bubuk, minyak wijen, tomat, dan keju parut untuk memperkaya cita rasanya. Cara masaknya? Cukup dengan mengukusnya hingga matang. Bila si Kecil masih berusia 6-9 bulan, tim tahu bisa disaring atau dilumatkan agar teksturnya lebih halus.

Ibu hanya perlu menyediakan bahan-bahan, seperti kentang, ikan salmon, dan keju parut. Jangan lupa tambahkan bumbu sederhana berupa bawang bombai, bawang putih, seledri, dan minyak zaitun.

Nah, pasti rasanya sudah tidak sabar menyiapkan menu makanan tinggi serat untuk bayi, ya, Bu? Kira-kira menu apa yang akan disiapkan untuk MPASI besok? Mari mulai mencari referensi makanan tinggi protein dan serat untuk bayi.

Kenalkan Bayi Pada 3 Makanan Tinggi Serat Ini Di Awal Mpasi

Agar si Kecil selalu bersemangat menyantap buah dan sayuran tinggi serat, Ibu perlu pintar-pintar menyulapnya menjadi sajian yang menarik dan menggiurkan. Selamat berkreasi ya, Bu!Memulai MPASI setelah usia Si Kecil 6 bulan mungkin menjadi fase yang membuat sebagian Bunda memikirkan banyak hal, termasuk pilihan makanan tinggi protein yang bisa dijadikan menu makannya. Nah, agar tidak bingung, simak penjelasannya di artikel ini, yuk!

Protein merupakan salah satu nutrisi yang sangat berperan dalam proses tumbuh kembang anak. Selain bisa menjadi sumber energi, zat gizi satu ini juga dibutuhkan untuk membangun dan memelihara jaringan tubuh yang rusak.

Tak hanya itu, protein juga berperan sebagai penyusun otot dan penting dalam memelihara serta meningkatkan daya tahan tubuh. Inilah sebabnya protein tidak boleh dilewatkan dari menu MPASI anak.

Leaflet Tinggi Serat

Setelah berusia 6 bulan, umumnya anak mulai bisa diberikan makanan pendamping ASI (MPASI). Tentunya, di dalam MPASI diharapkan tercakup semua nutrisi yang dibutuhkan anak, termasuk protein. Protein bisa berasal dari hewan (protein hewani) dan juga dari tumbuhan (protein nabati).

, agar kebutuhan protein anak bisa terpenuhi, ada 6 pilihan makanan tinggi protein yang bisa Bunda masukkan ke dalam menu MPASI anak, yaitu:

Macaroni

Daging ayam merupakan salah satu sumber protein hewani yang cukup mudah ditemukan di pasar atau pusat perbelanjaan. Cara mengolah jenis makanan ini juga tidak sulit. Bunda bisa mengolahnya menjadi kaldu atau campuran dalam MPASI anak.

Resep Mpasi Untuk Bayi Sembelit, Mudah Dan Penuh Gizi!

Dalam 100 gram daging ayam bagian dada terdapat sekitar 31 gram protein. Selain protein, daging ayam juga

LihatTutupKomentar