Makanan pendamping ASI atau MPASI umumnya sudah mulai diperkenalkan pada bayi berusia 6 bulan. MPASI harus bersifat mencukupi demi memenuhi kebutuhan nutrisi bagi pertumbuhan si kecil, Bunda. Salah satu nutrisi yang diperlukan pada makanan bayi adalah serat.
, serat adalah komponen karbohidrat kompleks yang tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan, tetapi dapat dicerna oleh mikro bakteri pencernaan. Klasifikasi serat terbagi menjadi dua, yaitu serat larut dan tidak larut.
Serat Untuk Cegah Sembelit Pada Bayi - Sayuran Tinggi Serat Untuk Mpasi Pilihan Sihat Untuk Pertumbuhan Bayi title=Makanan Tinggi Serat Untuk Cegah Sembelit Pada Bayi style=width:100%;text-align:center; onerror=this.onerror=null;this.src='https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcR689m3ahsTSLzo4bXkhoy8V86g5vS1zQyLPsC2p7xNDLfsttNiw6WLLE36I9rqHvgD57k&usqp=CAU'; />
Serat larut adalah jenis yang dapat larut dalam air, yang mana dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan mengontrol kadar gula darah. Sedangkan yang tidak larut adalah jenis serat yang tidak larut dalam air dan dapat membantu mengatasi sembelit.
Makanan Tinggi Serat Terbaik Untuk Mpasi Bayi
Asupan serat bermanfaat untuk bayi. Ini dapat ditambahkan ke dalam MPASI mereka yang dapat membantu meningkatkan mikroflora usus dan menjaga kesehatan sistem pencernaan. Studi yang berjudul
Meskipun serat bermanfaat, tetapi proporsinya tentu harus lebih sedikit jika diperuntukan untuk bayi. Berdasarkan angka kecukupan gizi Peraturan Kementerian Kesehatan (Permenkes) nomor 28 tahun 2019, kebutuhan serat untuk bayi berusia 6-11 bulan yaitu 11 gram per hari, Bunda.
Kebanyakan makanan yang tinggi serat kerap ditemukan pada sayur, buah, dan makanan nabati, Bunda. Mengutip dari berbagai sumber, adapun makanan berserat yang dapat dikonsumsi untuk bayi meliputi:
Sajian Sihat Poke Bowl
Biji-bijian termasuk ke dalam menu makanan bayi saat mereka mulai makan makanan padat. Ini akan menambah variasi dalam makanan dan memastikan asupan serat bersama dengan nutrisi penting lainnya.
Cara terbaik untuk mengetahui biji-bijian mana yang tinggi serat adalah dengan memeriksa teksturnya. Semakin kasar teksturnya, semakin tinggi kandungan seratnya. Beberapa biji-bijian yang baik untuk bayi seperti oatmeal dan beberapa jenis serealia.
Macam-macam serealia, seperti gandum, oat, jagung, dan pati boleh dicoba sesuai ketersediaan, kata dr.Frieda Handayani, SpA(K) seorang dokter spesialis anak dikutip dari beberapa waktu yang lalu.
Tips Memilih Juadah Berbuka Puasa Yang Lebih Sihat
Bayi dapat mengonsumsi semua sayuran cukup banyak saat mulai makan makanan padat. Sayuran adalah sumber mikronutrien dan serat makanan yang baik. Beberapa sayuran berserat tinggi yang bisa dicoba untuk si kecil seperti bayam, brokoli, ubi jalar, jagung, dan wortel.
Berikan sayuran ini dalam bentuk yang sudah dimasak dan dihaluskan karena bayi mungkin akan kesulitan mencerna sayuran mentah. Jika memberi makan dengan pendekatan penyapihan, berikan sayuran yang dimasak sampai empuk dan potong seukuran biji untuk bayi yang lebih kecil, atau potongan seukuran gigitan untuk bayi yang lebih besar.
Buah mengandung serat dan juga beberapa kandungan mikronutrien lainnya. Ini baik untuk bayi, setidaknya Bunda bisa memasukkan satu buah sehari ke dalam makanannya. Beberapa buah berserat tinggi yang bisa untuk dipertimbangkan seperti semangka, apel, pisang, stroberi, dan blackberry.
Adakah Roti Selamat Untuk Dimakan Oleh Bayi?
Buah kering sebenarnya berisiko membuat bayi berusia sekitar 6-12 bulan dapat tersedak. Akan tetapi, Bunda bisa menyajikannya dalam bentuk bubur. Setelah bayi mulai makan makanan kecil, Bunda bisa memasak buah-buahan kering atau memotongnya menjadi potongan-potongan kecil untuk memberi makan bayi. Beberapa pilihan serat tinggi adalah plum, aprikot, kurma, dan buah ara.
Kacang-kacangan dan polong-polongan dianggap sebagai sumber protein dan mikronutrien yang baik seperti zat besi, kalium, dan folat. Namun, makanan ini juga merupakan sumber serat yang baik. Beberapa pilihan kacang-kacangan dan polong-polongan yang dapat dimasukkan ke dalam makanan bayi seperti kacang merah, kacang polong, lentil, dan buncis.
Yang terpenting sebelum Bunda memasukkan asupan serat ke dalam makanan bayi, selalu konsultasikan hal ini terlebih dahulu pada dokter untuk meminta persetujuan dan mengetahui makanan apa saja yang diperlukan sekaligus yang dihindari.
Makanan Untuk Gigi Lebih Kuat Dan Kukuh
Parenting 30 Resep Menu MPASI 6 Bulan Mudah Dibuat & Bergizi, Terbaik Disukai Anak Parenting Metode BLW Ngetren Lagi, Apa Dampaknya untuk Bayi? Parenting Bolehkah Minyak Goreng Digunakan untuk MPASI? Ini Penjelasannya Bun Parenting 9 Makanan yang Harus Bunda Hindari Saat Berikan MPASI ke Bayi Parenting 5 Kriteria Makanan untuk Perkembangan Bayi 6-12 Bulan 7 Foto Parenting 7 Potret Moana Anak Ria Ricis MPASI di Usia 4 Bulan, Gemas Banget Bun!Rekomendasi Tinggi Serat untuk Bayi — Supaya bisa bertumbuh dan berkembang dengan baik, tentunya bayi harus diberikan makanan yang bergizi. Salah satu komponen yang nggak boleh terlewatkan adalah serat. Nggak cuma untuk orang dewasa aja, serat adalah komponen yang berperan penting buat pertumbuhan bayi. Serat bisa diperoleh melalui beberapa jenis makanan seperti buah, sayur, dan biji-bijian.

Nah, apa aja sih pentingnya serat untuk pertumbuhan bayi? Lalu, apa aja makanan tinggi serat yang disarankan untuk bayi? Yuk, langsung simak aja artikel di bawah ini!
Serat adalah salah satu komponen yang penting untuk kesehatan dan pertumbuhan bayi. Ada banyak manfaat serat untuk bayi, terutama pencernaannya. Serat adalah komponen yang bisa menjaga kesehatan dan kelancaran sistem pencernaan. Dengan demikian, anak yang masih bayi bisa terhindar dari sembelit alias susah buang air besar.
Jenis Makanan Kanak Kanak Yang Sihat. Berkhasiat!
Selain itu, serat juga berguna untuk mengontrol berat badan karena bisa membuat si kecil kenyang lebih lama. Di dalam tubuh, serat berperan sebagai prebiotik sehingga bisa meningkatkan daya tahan tubuh anak. Dengan demikian, si kecil akan terhindar dari beberapa penyakit!
Sekarang, kamu udah tahu kan kalau serat adalah komponen yang penting untuk pertumbuhan bayi? Lalu, dari mana kamu bisa mendapatkan serat? Ada beberapa makanan yang direkomendasikan untuk mendapatkan serat. Yuk, simak dulu di daftar bawah ini!
Makanan tinggi serat pertama yang bisa kamu konsumsi adalah wortel. Wortel merupakan sayuran yang identik dengan warna oranye dan bentuknya panjang. Wortel mengandung banyak vitamin dan serat yang tinggi. Di dalam 100 gram wortel, terdapat 2, 8 gram serat yang bisa dikonsumsi oleh si kecil.
Serat Cukup, Badan Sihat
Nggak cuma serat aja, wortel juga mengandung beberapa vitamin penting lainnya seperti vitamin K, B6, magnesium, dan beta karoten. Antioksidannya juga tinggi dan bisa berubah menjadi vitamin A di dalam tubuh.
Sayur lainnya yang bisa dikonsumsi untuk mendapatkan serat adalah brokoli. Brokoli adalah salah satu sayuran hijau yang teksturnya keras. Meski begitu, kandungan seratnya cukup tinggi. Di dalam 100 gram brokoli, terkandung 2, 6 gram serat. Wah, kalau begitu nggak heran ya banyak para ibu yang kerap memasukkan brokoli saat membuat MPASI!

Nggak ketinggalan, brokoli juga mengandung kalsium yang cukup tinggi sehingga sangat penting untuk pertumbuhan bayi. Kalsium memang berperan penting dalam perkembangan dan pemeliharaan kesehatan tulang dan gigi.
Fiber Untuk Ibu Mengandung: 10 Jenis Buah Wajib Dimakan
Selain sayur-sayuran, serat juga bisa kamu peroleh dari buah-buahan. Salah satu buah yang tinggi serat dan bisa dikonsumsi oleh bayi adalah buah berry. Nah, buah-buahan ini termasuk stroberi, raspberry, dan blueberry ya. Di dalam 100 gram raspberry, kamu bisa menemukan 6, 5 gram serat yang tentunya berguna bagi bayi.
Buah-buah berry bisa kamu jadikan sebagai jus supaya lebih mudah untuk dikonsumsi oleh bayi. Walaupun harganya cukup tinggi, tetapi kamu nggak akan menyesal kok pasti!
Buah lainnya yang bisa menjadi sumber serat yang bagus adalah pisang. Pisang adalah buah yang identik dengan warna kuning serta bentuknya yang panjang tetapi melengkung. Kandungan serat yang ada di dalam 100 gram buah pisang adalah 2, 6 gram. Nggak ketinggalan, buah pisang juga mengandung vitamin C, B6, dan kalium yang tentunya bermanfaat bagi tubuh.
Tak Mahu Makan Nasi Atau Mi, Selang Selikan Dengan Oat, Ni Pilihan Oat Sedap Untuk Bayi 6 9 Bulan!
Rasanya manis dan teksturnya pun cukup lembut. Dengan demikian, nggak heran ya kalau banyak ibu-ibu yang memasukkan pisang ke dalam MPASI bayinya!
Apel dan pir adalah dua buah yang teksturnya keras dan hampir mirip. Keduanya memiliki kandungan serat yang tinggi. Untuk apel, kandungan seratnya adalah 2, 4 gram dalam 100 gram. Sementara itu, di dalam 100 gram pir ada 3, 1 gram kandungan serat! Wah, ternyata tinggi juga ya serat di dalam pir dan apel?
Alpukat bisa menjadi pilihan buah lainnya kalau kamu ingin mendapatkan serat yang tinggi nih. Alpukat disebut-sebut menjadi buah yang kandungan seratnya paling tinggi lho. Di dalam 100 gram buah alpukat, tersimpan sebanyak 6, 7 gram serat. Wah, ternyata nggak salah, memang kandungan serat di dalam buah alpukat sangat tinggi ya!

Mengapa Ubi Keledek Perlu Menjadi Sayuran Pilihan Anda: Faedah Dan Resipi
Selain mengandung serat yang tinggi, alpukat juga memiliki kandungan lemak baik. Supaya lebih mudah dicerna oleh bayi, kamu bisa bikin jus alpukat. Nah, gimana nih menurut Friends?
Selain dari buah dan sayur, serat juga bisa didapatkan dari gandum. Salah satu makanan gandum yang mengandung serat tinggi adalah oatmeal. Jangan salah, oatmeal juga bisa banget dikonsumsi oleh bayi. Oatmeal memiliki kandungan beta glukan yang bisa menurunkan kadar kolesterol dan bagus buat kadar gula.
Nggak tanggung-tanggung, kandungan serat di dalam 100 gram oatmeal mencapai 10, 1 gram! Kamu bisa coba untuk masukkan oatmeal ke dalam MPASI bayi dan dicampur juga dengan sayuran lainnya.
Pasta Sayur Eatalian Express Pilihan Makanan Sihat Untuk Bayi, Kanak Kanak & Seisi Keluarga.
Selain dari oatmeal, kamu juga bisa memakai bubur beras merah untuk membuat MPASI bayi. Kandungan serat di dalam bubur beras merah memang sangat tinggi sehingga bubur beras merah berguna untuk pencernaan. Dengan mengkonsumsi bubur beras merah, tentunya pencernaan bayi bisa lancar. Nggak ketinggalan, bubur beras merah juga mampu menjaga bakteri baik di dalam usus.
Bosan memberi makan nasi? Roti gandum juga bisa menjadi pilihan alternatif yang bagus. Sama seperti bubur beras merah, roti gandum juga mengandung serat yang tinggi. Dengan demikian, roti gandum juga akan melancarkan pencernaan. Kamu bisa coba buat roti gandum untuk MPASI bayi ya biar nggak bosan pakai beras.
Selain gandum, kacang-kacangan juga bisa menjadi sumber serat yang bagus. Kandungan seratnya cukup melimpah. Di dalam 100 gram kacang almond, terdapat 13, 3 gram serat. Nggak ketinggalan, ada beberapa nutrisi lain yang berguna untuk tubuh bayi di dalam kacang almond seperti mangan, magnesium, vitamin E, dan sebagainya.
Makanan Sihat (dan Sedap) Untuk Ibu Mengandung
Jadi, itulah beberapa makanan tinggi serat yang sangat dianjurkan untuk bayi. Nggak ketinggalan, di atas Friends juga udah membaca beberapa alasan mengapa serat sangat penting untuk bayi ya! Sekarang, nggak ada alasan lagi untuk nggak memberikan makanan-makanan di atas untuk bayi yang masih kecil.

Buat kamu yang ingin belanja makanan-makanan tinggi serat yang ada di daftar atas, yuk langsung aja ke supermarket online di .